Permohonan Data dan Informasi Publik, Silahkan Klik

Dinas Kesehatan Kota Samarinda melaksanakan kegiatan Pelatihan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) pada hari Jum’at, 05 Juni 2026 di Ruang Arutala Bapperida Kota Samarinda. Kegiatan pelatihan tersebut diikuti 59 kader kesehatan dari 59 kelurahan (sebagai enumerator), 26 tenaga Sanitarian Puskesmas se-Kota Samarinda (sebagai supervisor), 10 orang petugas sanitasi puskesmas (sebagai koordinator kecamatan) dan 2 orang petugas sinkronisasi data yang berasal dari PKK dan Diskominfo Kota Samarinda. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kapasitas petugas dalam pelaksanaan penilaian risiko kesehatan lingkungan dan penguatan data sanitasi berbasis masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi terkait urgensi studi EHRA, metode pengumpulan data, validasi data lapangan, serta strategi pemanfaatan hasil survei sebagai dasar penyusunan program sanitasi dan kesehatan lingkungan. Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti simulasi wawancara dan praktik pengisian instrumen survei guna meningkatkan pemahaman teknis sebelum turun ke lapangan.

Melalui pelatihan ini diharapkan seluruh peserta mampu melaksanakan survei EHRA mulai tanggal 11 – 30 Juni 2026 dengan baik dan menghasilkan data yang akurat, valid, serta dapat digunakan sebagai dasar perencanaan pembangunan sanitasi yang lebih tepat sasaran. Hasil Studi EHRA nantinya akan menjadi bahan penting dalam penyusunan strategi sanitasi daerah dan mendukung percepatan peningkatan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat